BEDAH PROYEK : MENARA EIFFEL PARIS, PRANCIS

by | Nov 9, 2020 | Bedah Proyek | 0 comments

Archives

Recent Comments

Klik Play untuk mendengarkan rangkuman audio dari artikel berikut

 

Menara Eiffel. Siapa yang tidak kenal menara yang menjadi icon kota Paris ini? Jika berbicara mengenai kota Paris nama menara Eiffel pasti tidak luput dari pembicaraan. Jika berpergian ke kota ini, para pendatang/tourist pasti akan menyempatkan diri untuk singgah sebentar untuk berfoto dan menikmati kemegahan menara tersebut. Namun siapa sangka, dibalik kemegahan dan keindahannya saat pertama kali dibangun pada akhir abad ke-19, menara ini ‘ditembak’ oleh sejumlah kontradiksi dari banyak kalangan termasuk diantaranya banyak yang berpendapat bahwa desain menara Eiffel dikatakan tidak berguna merusak pemandangan. Meskipun sebagian besar orang mengenali Menara Eiffel secara tidak langsung sebagai lambing kota Paris, ternyata tidak banyak yang mengetahui sejarah unik dan awal kontroversialnya. Artikel ini akan membedah proyek menara yang dijuluki The Iron Lady yang sudah berdiri selama 125 tahun ini.

 Eiffel Tower

Eiffel Tower, Paris – Prancis (Sumber Gambar : wikimedia.org)

Sebagai salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di dunia, Paris selalu ‘diagungkan’ karena keunikan dan keindahannya. Selain dikenal sebagai kota cinta dan kota dengan sejumlah cahaya-cahaya indah, tempat ini juga terkenal dengan keindahan bangunannya dengan corak arsitektur Prancis yang khas, ditambah lagi dengan menara Eiffel yang ikonik. Hal ini sudah menjadi sebuah signature khas Prancis

 

Diambil dari nama perancangnya

 

Menara ini merupakan gagasan pengusaha Gustave Eiffel, arsitek Stephen Sauvestre, dan insinyur Maurice Koechlin dan Emile Nouguier. Eiffel merupakan seorang pengusaha yang memiliki reputasi yang sangat baik dibidangnya. Beliau memiliki bisnis pengerjaan logam dan merupakan orang yang berada di balik kesuksesan Patung Liberty di New York, yang dibangun tiga tahun sebelumnya. Pembangunan Menara Eiffel membutuhkan 7.300 ton besi, hasil keringat lebih dari 300 pekerja, armada crane bertenaga uap dan dongkrak hidrolik untuk menggerakkan balok-balok raksasa. Pengerjaan proyek ini dimulai pada bulan Januari tahun 1887, dan diselesaikan relatif cepat, hanya dalam 796 hari. Hal ini merupakan sebuah prestasi yang melambungkan pencapaian industri Prancis. Tingginya yang mencapai 300m membuat menara ini tercatat dalam buku rekor sebagai bangunan tertinggi di dunia, hingga pada tahun 1930 digeser oleh Gedung Chrysler di New York.

 Gustave Eiffel

Gustave Eiffel (Sumber Gambar : wikimedia.org)

Pada bagian dasar menara ini terdapat empat paviliun kayu yang menampung restoran untuk melayani pengunjung, yang masing-masing dapat menampung 500 orang. Hal ini membuat tempat ini nyaris sepi karena selama hampir enam bulan saat Pameran Dunia tahun itu, tercatat total 1.953.122 pengunjung.

 

Pusat Pameran Dunia

 

Eiffel et Compagnie, sebuah perusahaan yang dimiliki oleh arsitek dan insinyur Prancis Alexandre-Gustave Eiffel, merancang dan membangun menara besi untuk Exposition Universelle, atau Pameran Dunia, pada tahun 1889. Dipilih dari lebih dari 100 entri, menara ini berperan sebagai pintu masuk ke acara tersebut, di mana orang-orang dari seluruh dunia berkumpul untuk menyaksikan atraksi avant-garde, termasuk segala sesuatu mulai dari pertunjukan teater dan pertunjukan musik hingga penemuan inovatif dan temuan ilmiah.

Menara ini sebenarnya sifatnya Cuma sementara dan akan dipindahkan setelah 20 tahun. Namun seiring berjalannya waktu, banyak orang yang melihat menara ini tidak hanya sebagai penarik turis mancanegara, namun lebih dari itu. “Setelah melihat keberhasilan menara selama dan setelah Pameran Dunia, banyak mantan musuh proyek tersebut secara terbuka meminta maaf. Saat Pameran selesai, sebagian besar warga Paris bangga dengan berdirinya menara itu,” kata Iva Polansky, seorang warga Calgary- novelis dan sejarawan berbasis di Victoria Paris. “Meskipun masih ada beberapa orang yang keras kepala seperti novelis Guy de Maupassant, yang terus membenci pemandangan menara itu.”

Gustave Eiffel juga tidak terterpikir untuk membongkar proyek kesayangannya. Beliau kemudian menjadikan menara tersebut sebagai alat yang sangat diperlukan bagi komunitas ilmiah. Setelah beberapa hari dibuka, Eiffel memasang laboratorium meteorologi di lantai tiga menara. Dia mengundang para ilmuwan untuk menggunakan lab untuk studi mereka dengan memanfaatkan faktor ketinggiannya

Pada tahun 1910, kota Paris memperbarui izin Eiffel sebagai menara karena kegunaan strukturnya sebagai pemancar telegraf wireless. Militer Prancis menfaatkan menara tersebut untuk berkomunikasi secara wireless dengan kapal-kapal di Samudra Atlantik dan menangkap pesan musuh selama Perang Dunia I. Selain itu menara ini masih menjadi ‘markas’ bagi lebih dari 120 antena, yang menyiarkan sinyal radio dan televisi ke seluruh ibu kota dan sekitarnya.

 

Fakta menarik Menara Eiffel

 

  1. Gustave Eiffel menggunakan besi tempa berkisi untuk membangun menara untuk menunjukkan bahwa logamnya bisa sekuat batu sekaligus lebih ringan.
  2. Pembangunan Menara Eiffel menelan biaya 7.799.401.31 franc Prancis pada tahun 1889, atau sekitar $ 1,5 juta.
  3. Menara Eiffel memiliki tinggi 1.063 kaki (324 meter), termasuk antena di bagian atas.
  4. Menara Eiffel memiliki berat 10.000 ton
  5. Terdapat sekitar 5 miliar lampu di Menara Eiffel.
  6. Masyarakat setempat menyebut menara tersebut dengan nama La Dame de Fer, atau The Iron Lady atau dalam bahasa Indonesianya “Wanita Besi”, karena dalam pelaksanaannya proyek ini membutuhkan banyak besi.
  7. Menara Eiffel memiliki 108 lantai, dengan 1.710 anak tangga. Namun, pengunjung hanya bisa menaiki tangga ke platform pertama. Ada dua lift.
  8. Satu lift menempuh jarak total 64.001 mil (103.000 kilometer) setahun
  9. Menara Eiffel selalu dicat setiap tujuh tahun

 

Menara Eiffel saat ini

 

Hingga saat ini menara Eiffel masih menjadi pusat pemandangan kota Paris. Lebih dari 7 juta orang mengunjungi menara ikonik ini setiap tahun, menurut situs web resmi atraksi. Sejak menara dibuka tahun 1889, 250 juta orang dari seluruh dunia telah menikmati keindahan menara ini. Menara ini terbuka untuk pengunjung selama 365 hari dalam setahun, dengan waktu kunjungan yang bervariasi tergantung musimnya. Mulai dari bulan Juni hingga September, menara tetap buka hingga lewat tengah malam. Tarif bervariasi, tetapi pada umumnya pengunjung dapat membayar antara $ 13 (10 euro) dan $ 19 (14,5 euro) per orang untuk akses ke tiga lift umum menara dan 704 anak tangga. Tiket, termasuk tiket diskon grup, dapat dibeli secara online atau di kantor tiket di kaki menara.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Lihat Juga Artikel Lainnya