Beda Warna Helm Pengaman, Apakah Artinya Beda Juga?

by | Jul 17, 2021 | Ilmu Sipil | 0 comments

Archives

Recent Comments

Klik Play untuk mendengarkan rangkuman audio dari artikel berikut

 

Apakah Anda pernah melihat sebuah majalah yang bertemakan konstruksi? Atau flyer atau foto seorang pekerja konstruksi? Pasti gambar model pekerja tersebut menggunakan helm pengaman. Helm merupakan sebuah komponen esensial dalam dunia konstruksi. Apalagi untuk pekerja kontraktor. Entah Anda hanya mengunjungi atau bekerja diatas ketinggan.berada diatas gedung pencakar langit atau bekerja di bawah tanah, semua orang di setiap lokasi kerja harus mengenakan helm pengaman.

”Beda

Helm Pengaman (Sumber Gambar : Photo by Skitterphoto from Pexels)

Helm pengaman dan fungsingya

Keselamatan selalu menjadi isu yang sangat penting dalam semua kegiatan industri, khususnya konstruksi. Mengapa? Karena pekerjaan konstruksi bukan pekerjaan kantor biasa. Semakin siap Buruh / pekerja, semakin kecil kemungkinan terjadinya kecelakaan dan cedera di lokasi konstruksi. Kepala adalah organ tubuh yang penting dan satu-satunya organ tubuh manusia yang sepenuhnya terbungkus tulang. Dalam dunia konstruksi, sangat rawan terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cedera kepala. Topi keras atau helm pengaman berfungsi sebagai garis pertahanan pertama terhadap cedera kepala, tetapi hanya berfungsi jika dikenakan dengan benar. Jadi, aman untuk mengatakan helm pengaman menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko cedera otak.

Helm pengaman yang digunakan saat ini oleh kontraktor konstruksi memang mirip dengan helm yang digunakan untuk bersepeda, memanjat tebing dan lain-lainnya. Helm ini juga dilengkapi dengan tali dagu yang dapat disesuaikan. Fungsi dari helm penganan adalah untuk melindungi kepala Anda saat Anda memasuki area proyek.

Tujuan helm pengaman dibedakan berdasarkan warna

Faktanya, helm pengaman diklasifikasikan ke dalam berbagai warna. Mengenal kode warna helm sangat penting karena selain sebagai alasan keamanan, warna helm dapat mempermudah para pekerja mengetahui siapa adalah siapa dan menjalankan peran apa. Meskipun sistem kode warna ini berbeda di setiap negara dan bahkan di dalam organisasi individu, ada beberapa aturan dasar yang dapat membantu Anda mengidentifikasi pekerja dari warna topi mereka. Berikut adalah alasan helm pengaman diberi kode warna yang berbeda:

    1. Untuk mengidentifikasi seseorang dan peran/tanggung jawabnya

Contohnya: Anggap saja Anda menghadapi masalah listrik di lantai pertama dan ingin memberi tahu orang yang bertanggung jawab untuk mematikan aliran listrik di lantai itu. Jika Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi orang tersebut dari jauh di antara kerumunan, Anda dapat dengan mudah memerintahkannya

”Beda

(Sumber Gambar : Photo by Bridgesward from Pixabay)

  1. Untuk menghindari kecelakaan
  2. Ini melindungi dampak dari benda yang jatuh.
  3. Melindungi penetrasi benda berbahaya di tempat kerja. (batang, batu bata, dll.)

Meskipun jelas-jelas berperan sebagai pelindung, helm pengaman juga memiliki kontra seperti kemungkinan harganya mahal dan beberapa model helm ada yang berat di kepala. Meskipun adanya kontra, banyak orang yang lebih memilih menggunakan helm pengaman untuk menjaga keselamatan mereka.

”Beda

(Sumber Gambar : Photo by Tima Miroshnichenko from Pexels)

Standar Helm Pengaman

Helm pengaman yang digunakan harus memenuhi persyaratan seperti:

  • Melindungi terhadap guncangan
  • Mencegah kemungkinan tertusuk benda tajam
  • Ketahanan terhadap panas
  • Tidak mudah terbakar
  • Menyerap panas
  • Tahan terhadap arus listrik

Lantas, helm pengaman warna apa yang sebaiknya Anda pakai? Sebenarnya, warna helm yang dikenakan tiap orang yang berperan dalam sebuah proyek atau pengunjung berbeda-beda tergantung dari kebijakan perusahaan mereka. Namun, dalam artikel ini akan membahas mengenai peraturan dasar tentang warna helm secara keseluruhan. Mari kita bahas satu per satu.

  • Putih: Untuk manager, teknisi, supervisor dan mandor
  • Kuning: Untuk pekerja umum
  • Biru: Tukang kayu dan operator teknis lainnya termasuk tukang
  • Hijau: Petugas keselamatan. Tetapi kadang juga dapat digunakan oleh pekerja baru di lokasi atau staf percobaan
  • Jingga: Pemberi sinyal
  • Merah: Petugas pemadam kebakaran
  • Cokelat: Dipakai oleh tukang las dan pekerja lain yang berurusan dengan benda-benda penghasil panas
  • Abu-abu: Untuk pengunjung situs proyek.

Jika seorang karyawan lupa topinya, dapat menggunakan helm yang berwarna merah muda cerah yang harus mereka pakai untuk sementara waktu. Intinya selama dalam situs proyek, harus menggunakan helm pengaman.

Perawatan helm pengaman yang tepat sangat penting untuk lebih menjamin keselamatan pekerja. Untuk penyimpanan, helm pengaman sebaiknya disimpan di tempat yang aman yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, tidak di tempat yang panas dan tidak di tempat yang lembab. Terpapar kondisi lingkungan dalam jangka waktu yang lama akan mengurangi kekuatan dan efisiensi helm.

Sistem pemberian warna pada helm pengaman merupakan sebuah aturan umum. Tidak semua perusahaan menggunakan aturan yang persis seperti yang disebutkan diatas. Pastinya, untuk penggunaan helm pengaman merupakan sebuah keharusan karena penyebab paling umum dari cedera kepala adalah benturan benda jatuh dan benturan terhadap benda tajam dan keras. Cedera yang disebabkan oleh insiden mekanis semacam itu dapat secara brutal memengaruhi kulit di kepala, tengkorak, otak, dan leher atau bahkan sumsum tulang belakang. Selalu kenakan helm pengaman untuk memastikan perlindungan penuh dan ingat, dalam kasus ekstrim, cedera ini dapat menyebabkan cacat permanen atau bahkan kematian yang menyebabkan kehilangan dan kerusakan organ tubuh yang tidak dapat diperbaiki. Jadi, pastikan Anda selalu gunakan helm pengaman.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Lihat Juga Artikel Lainnya