10 Cara Pembangunan Hijau Dapat Mengurangi Dampak Lingkungan dan Menciptakan Hunian Sejahtera

by | Jan 8, 2023 | Ilmu Sipil | 0 comments

Premium Membership 2 Bulan

Rp 16.000,- / Month
12 Months pre pay Rp192.000,-

Archives

Abstrak 

Pembangunan hijau atau green construction adalah suatu cara pembangunan yang mempertimbangkan dampak lingkungan dan kesejahteraan penghuninya. Hal ini mencakup penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan, sumber energi terbarukan, dan pengoptimalkan penggunaan air serta mengurangi emisi gas rumah kaca. Pembangunan hijau muncul karena tingginya tingkat polusi dan degradasi lingkungan akibat aktivitas manusia, terutama dalam proses pembangunan. Tujuan pembangunan hijau adalah untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan memaksimalkan manfaat bagi penghuninya seperti meningkatkan efisiensi energi, meningkatkan kualitas udara, dan kesehatan penghuninya, serta meningkatkan nilai jual properti di masa depan.

  • Kata Kunci: Pembangunan hijau, green construction, dampak lingkungan, kesejahteraan penghuni, bahan bangunan ramah lingkungan, sumber energi terbarukan, pengoptimalkan penggunaan air, emisi gas rumah kaca, polusi, degradasi lingkungan, efisiensi energi, kualitas udara, kesehatan penghuni, nilai jual properti di masa depan.
  • Kategori: Ilmu Sipil

 

Pendahuluan

Pembangunan hijau atau green construction adalah suatu cara pembangunan yang mempertimbangkan dampak lingkungan dan kesejahteraan penghuninya. Pembangunan hijau menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan, sumber energi terbarukan, dan mengoptimalkan penggunaan air serta mengurangi emisi gas rumah kaca.

”Hunian hijau

Ilustrasi desain futuristik bertema bangunan hijau (Sumber Gambar : ai generated inpetra.id)

Latar belakang pembangunan hijau muncul karena tingginya tingkat polusi udara dan air serta degradasi lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia, terutama dalam proses pembangunan. Pembangunan hijau bertujuan untuk mengurangi dampak negatif tersebut dan menciptakan hunian yang sejahtera bagi penghuninya.

Tujuan pembangunan hijau adalah untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan memaksimalkan manfaat bagi penghuninya, seperti meningkatkan efisiensi energi, meningkatkan kualitas udara, dan meningkatkan kesehatan penghuninya. Pembangunan hijau juga diharapkan dapat meningkatkan nilai jual properti di masa yang akan datang.

 

Apa itu pembangunan hijau

Pembangunan hijau atau green construction adalah suatu cara pembangunan yang mempertimbangkan dampak lingkungan dan kesejahteraan penghuninya. Pembangunan hijau menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan, sumber energi terbarukan, dan mengoptimalkan penggunaan air serta mengurangi emisi gas rumah kaca.

Definisi pembangunan hijau secara umum adalah pembangunan yang memperhatikan prinsip-prinsip pembangunan yang ramah lingkungan. Prinsip-prinsip tersebut meliputi efisiensi energi, penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan, pengelolaan air yang baik, dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

Prinsip-prinsip pembangunan hijau juga mencakup konsep desain yang terpadu, yaitu terpadunya aspek ekologi, sosial, dan ekonomi dalam proses perencanaan, pembangunan, dan pemeliharaan suatu bangunan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan hunian yang sejahtera bagi penghuninya serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

 

Manfaat Pembangunan Hijau

Manfaat pembangunan hijau sangat banyak, baik bagi lingkungan maupun bagi penghuninya. Pembangunan hijau dapat mengurangi dampak lingkungan dengan cara mengurangi emisi gas rumah kaca, mengoptimalkan penggunaan air, dan menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan.

Selain itu, konsep ini juga dapat menciptakan hunian yang sejahtera bagi penghuninya. Bangunan yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan efisiensi energi, menjaga kualitas udara, dan meningkatkan kesehatan penghuninya. Pembangunan hijau juga dapat meningkatkan nilai jual properti di masa yang akan datang.

Dengan demikian, pembangunan hijau merupakan solusi terbaik untuk mengurangi dampak lingkungan serta menciptakan hunian yang sejahtera bagi penghuninya. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendorong pembangunan hijau di Indonesia.

 

10 Cara Pembangunan Hijau Dapat Mengurangi Dampak Lingkungan dan Menciptakan Hunian Sejahtera

Berikut ini adalah 10 cara pembangunan hijau dapat mengurangi dampak lingkungan dan menciptakan hunian sejahtera:

    1. Bahan bangunan ramah lingkungan digunakan. Batu bata, beton, dan kayu yang diproduksi tanpa merusak lingkungan digunakan. Gas rumah kaca tidak dihasilkan dari proses produksi. Penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga kualitas udara di sekitar bangunan.
    2. Sumber energi terbarukan digunakan sebagai pengganti sumber energi fosil. Matahari, angin, dan air adalah contoh sumber energi terbarukan. Penggunaannya dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Penggunaan sumber energi terbarukan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan efisiensi energi.
    3. Menggunakan air secara efisien dapat mengurangi beban air. Cara seperti showerhead hemat air, toilet hemat air, dan tanaman yang tidak banyak air dapat membantu. Membantu mengurangi penggunaan air.
    4. Mengurangi emisi gas rumah kaca Gas rumah kaca seperti karbon dioksida dapat meningkatkan suhu rata-rata di bumi dan menyebabkan perubahan iklim. Penggunaan sumber energi terbarukan dan bahan bangunan yang ramah lingkungan dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.
    5. Memperhatikan efisiensi energi. Efisiensi energi dapat mengurangi beban terhadap sumber energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Cara-cara seperti menggunakan lampu yang hemat energi, menggunakan peralatan listrik yang efisien, dan menggunakan sistem pendingin udara yang efisien dapat membantu meningkatkan efisiensi energi.

    6. Menjaga kualitas udara Bangunan yang dirancang dengan baik dapat menjaga kualitas udara di dalamnya dengan cara mengurangi polusi udara dan meningkatkan sirkulasi udara. Hal ini dapat membantu meningkatkan kesehatan penghuninya.
    7. Mengurangi produksi sampah Mengurangi produksi sampah dapat membantu mengurangi beban terhadap lingkungan. Cara-cara seperti menggunakan kembali barang yang dapat didaur ulang, mengurangi penggunaan plastik, dan menggunakan produk yang dapat didaur ulang dapat membantu mengurangi produksi sampah.
    8. Menciptakan lanskap yang ramah lingkungan Lanskap yang ramah lingkungan dapat meningkatkan keindahan dan menjadi habitat bagi satwa liar. Cara-caraseperti menanam tanaman yang tidak membutuhkan banyak air, menggunakan taman yang tidak menggunakan pestisida, dan membuat taman vertikal dapat membantu menciptakan lanskap yang ramah lingkungan.
    9. Bangunan yang dirancang dengan baik dapat memperbaiki kesehatan penghuninya. Kualitas udara, sirkulasi udara dan bahan bangunan yang aman digunakan. Hal ini dapat memastikan kesehatan penghuni terjaga.
    10. Meningkatkan nilai jual properti Bangunan yang memenuhi standar pembangunan hijau dapat meningkatkan nilai jual properti di masa yang akan datang. Selain itu, bangunan yang memenuhi standar konsep ini juga dapat menjadi pilihan yang lebih menarik bagi calon penghuni.

    Dengan demikian, ada banyak cara pembangunan hijau dapat mengurangi dampak lingkungan dan menciptakan hunian yang sejahtera. Pembangunan hijau merupakan solusi terbaik untuk membangun hunian yang sejahtera bagi penghuninya serta menjaga kelestarian lingkungan di masa yang akan datang. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendorong pembangunan hijau di Indonesia.

     

    Kesimpulan

    Pembangunan hijau merupakan solusi terbaik untuk mengurangi dampak lingkungan dan menciptakan hunian yang sejahtera. Dengan menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan, menggunakan sumber energi terbarukan, dan memperhatikan efisiensi energi, konsep ini dapat membantu menjaga kualitas udara, mengurangi produksi sampah, dan menciptakan lanskap yang ramah lingkungan. Selain itu, konsep ini juga dapat menjaga kesehatan penghuninya dan meningkatkan nilai jual properti.

    Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendorong pembangunan hijau di Indonesia. Pemerintah dapat memberikan insentif bagi pengembang yang mengadopsi standar konsep ini, sementara masyarakat dapat memilih untuk tinggal di bangunan hijau yang telah terbukti menjaga kelestarian lingkungan.

     

    Daftar Pustaka

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Lihat Juga Artikel Lainnya